Babinsa Bersama Unsur Kewilayahan Monitoring Penanganan Kebakaran di Kelurahan Empang

    Babinsa Bersama Unsur Kewilayahan Monitoring Penanganan Kebakaran di Kelurahan Empang

    KOTA BOGOR — Babinsa Kelurahan Empang, Serma Eko Tri Ristanto, bersama unsur kewilayahan melaksanakan monitoring sekaligus membantu penanganan musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Layungsari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026) malam.

    Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 18.15 WIB di rumah milik Hajah Tati, 64 tahun, seorang guru mengaji. Berdasarkan laporan sementara di lapangan, penyebab kebakaran masih dalam penanganan pihak terkait dan belum diketahui secara pasti.

    Setelah kejadian diketahui warga, informasi segera diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran Kota Bogor. Sekitar pukul 18.40 WIB, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan dibantu aparat kewilayahan serta masyarakat sekitar.

    Berkat kesigapan seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala. Setelah situasi dinyatakan aman, petugas pemadam kebakaran meninggalkan lokasi sekitar pukul 20.24 WIB.

    Musibah tersebut mengakibatkan satu unit rumah beserta barang-barang di dalamnya terbakar. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

    Dalam kejadian tersebut terdapat satu korban meninggal dunia atas nama Novi, 40 tahun. Tidak dilaporkan adanya korban luka. Korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas PMI Kota Bogor ke RSUD Kota Bogor untuk penanganan lebih lanjut.

    Babinsa Kelurahan Empang bersama unsur terkait turut membantu proses evakuasi, pengamanan lingkungan, koordinasi dengan petugas kewilayahan, serta berkomunikasi dengan pihak PLN untuk pengamanan dan pemadaman aliran listrik di sekitar lokasi kejadian.

    Binmas Empang, Aiptu Rohino, mengatakan koordinasi cepat antara masyarakat dan petugas menjadi hal penting dalam menghadapi kondisi darurat seperti kebakaran.

    “Kami bersama warga segera berkoordinasi dengan petugas setelah mengetahui adanya kebakaran. Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing, ” ujar Aiptu Rohino.

    Sementara itu, Babinsa Kelurahan Empang, Serma Eko Tri Ristanto, mengatakan pihaknya bersama unsur kewilayahan berupaya membantu proses penanganan sekaligus memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali.

    “Kami langsung melakukan koordinasi dengan unsur kewilayahan dan membantu proses penanganan di lokasi. Prioritas kami adalah membantu evakuasi, mengamankan lingkungan sekitar, serta mendukung petugas pemadam kebakaran agar proses pemadaman berjalan dengan aman dan lancar, ” ujar Serma Eko Tri Ristanto.

    Danramil 0602/Bogor Selatan, Kapten Arm Hermawan, menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan, petugas terkait, dan masyarakat dalam menghadapi setiap kejadian di wilayah binaan.

    “Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah kewilayahan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat sangat diperlukan dalam menangani kejadian seperti ini. Kecepatan informasi dan tindakan di lapangan menjadi bagian penting dalam meminimalkan dampak kejadian, ” ujar Kapten Arm Hermawan.

    Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., mengapresiasi langkah cepat seluruh unsur kewilayahan dalam membantu penanganan musibah kebakaran tersebut.

    “Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu setiap permasalahan yang terjadi. Kami terus mendorong Babinsa untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh unsur di wilayah, ” kata Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara.

    Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menekankan pentingnya kesiapsiagaan serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

    “Kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat. Setiap kejadian di wilayah harus dapat direspons secara cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan masyarakat, ” ujar Brigjen TNI Thomas Rajunio.

    Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., turut menekankan pentingnya kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap bencana.

    “TNI bersama seluruh komponen masyarakat harus terus membangun kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi bencana. Kebersamaan, kepedulian, serta kecepatan dalam memberikan bantuan merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, ” ujar Mayor Jenderal TNI Kosasih.

    Dalam penanganan di lokasi turut hadir Lurah Empang, personel Polsek Bogor Selatan, Kasi Trantib Kecamatan Bogor Selatan, Babinsa Kelurahan Empang, Bhabinkamtibmas, Tim Inafis Polresta Bogor Kota, Damkar Kota Bogor, PMI Kota Bogor, Tagana, Polmas, serta BPBD.

    Seluruh unsur tersebut berkoordinasi dalam proses pemadaman, pengamanan lokasi, evakuasi korban, pendataan dampak kejadian, hingga penanganan pascakebakaran. Situasi di sekitar lokasi selanjutnya dinyatakan aman dan kondusif. (PERS)

    binmas empang aiptu rohino babinsa kel. empang serma eko tri ristanto danramil 0602 kapten arm hermawan dandim 0606 kolonel kav gan gan rusgandara
    Edi0602

    Edi0602

    Artikel Sebelumnya

    Pembukaan Turnamen Sepak Bola Mini Meriahkan...

    Artikel Berikutnya

    Babinsa Cipaku dan KWT Ciriwis Optimalkan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    Cegah Kecelakaan, Personel Kodim 0606/Kota Bogor Dibekali Safety Riding
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8

    Ikuti Kami